Catatan Harian Timnas U-16 di Yogyakarta (Bagian Kedua)

Posted Sabtu, 20 May 17 00:00 , by :

Timnas U-16 asuhan Fakhri Husaini sedang mengadakan pemusatan latihan di Yogyakarta. Ini merupakan salah satu bentuk upaya yang bertujuan supaya anak-anak tidak jenuh terus-terusan berada di pemusatan latihan sebelumnya yang diadakan di kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur. Dengan kata lain, mengganti suasana lokasi pemusatan latihan.

Setelah kemarin selama satu hari penuh mereka beristirahat dari segala macam bentuk latihan sepak bola, dengan mengadakan city tour mengunjungi Candi Prambanan dan De Mata Trick Eye Museum.

Memasuki hari kedua, Jumat (19/5) mereka kembali mengadakan latihan sepak bola. Lapangan sepak bola Wiyoro Baturetno Bantul menjadi pilihan tempat latihan mereka.

Selama satu hari penuh tidak ada agenda lain selain latihan untuk pemulihan kondisi pasca libur satu hari mereka kemarin. Mengingat uji coba Internasional dengan Filipina juga semakin dekat, jadi persiapan latihan yang matang juga sangat diperlukan. Belum lagi setelahnya, mereka harus kembali berhadapan dengan tim lokal PSS Sleman, Minggu (21/5) di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Demi mengantisipasi laga padat itu, coach Fakhri hanya memberikan materi latihan penjagaan kondisi kebugaran pemain. “Tidak ada latihan berat hari ini, saya hanya memberikan materi keburaan saja agar mereka kembali ke kondisi semula. Kami sudah terbiasa menjalani jadwal uji coba padat,” buka Fakhri usai latihan.

Menghadapi dua pertandingan dalam satu hari itu memang sudah menjadi kebiasaan dan menu mereka sehari-hari saat beberapa kali uji coba di lokasi pemusatan latihan sebelumnya.

“Saya selalu membagi tim menjadi dua pada setiap uji coba, termasuk di hari Minggu nanti. Kami punya dan membawa 27 pemain, semuanya bisa dimaksimalkan untuk bertanding, saya ingin semua pemain mendapatkan kesempatan bermain, itu bagus juga untuk menambah jam terbang mereka,” pelatih yang hobi memakai topi itu.

Usai latihan pagi, sorenya juga mereka kembali melakukan latihan. Kali ini, lapangan Stadion Maguwoharjo menjadi pilihan mereka. Malamnya, usai makan malam, anak-anak menjalani pemulihan kondisi dengan berendam di kolam air dingin yang airnya sudah berisi es batu. Ini bagus untuk merelaksasi otot-otot serta jaringan syaraf mereka yang sempat tegang saat latihan pagi dan sore.

Menutup hari kedua, anak-anak diperintahkan untuk tidur lebih cepat, tepat sebelum pukul delapan malam, lorong kamar di hotel tempat mereka menginap, sudah sunyi, pertanda mereka sudah bersiap untuk tidur.

Esok hari, Sabtu (20/5) mereka kembali menjalani latihan pukul 7.00 pagi WIB di Stadion Maguwoharjo.