Indonesia Ingin Ukir Hasil Manis di Laga Pamungkas

Tim Nasional Indonesia U-19 akan melakoni laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia U-19 Grup F dengan melawan Malaysia di Paju Public Stadium, Senin (6/11). Skuat Garuda Nusantara julukan Timnas U-19 bertekad meraih kemenangan di laga ini. Kindisi tim saat ini cukup baik setelah melawan Korea Selatan Sabtu (4/11)lalu. 
 
Indonesia pada dua laga awal sukses meraih kemenangan besar 5-0 atas Brunei Darussalam dan Filipina. Namun di laga ketiga kurang beruntung dengan kalah 0-4 dari Korea Selatan. Meski begitu, permainan Rachmat Irianto menuai pujian masyarakat Indonesia. 
 
Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri mengatakan saat ini skuatnya sudah melupakan kekalahan melawan Korea Selatan. Pada hari ini ia menekankan bahwa Malaysia adalah lawan yang bagus dan anak asuhnya harus waspada terhadap permainan mereka. 
 
"Kami wajib menang melawan Malaysia, kondisi anak-anak sekarang sudah siap tempur melawan mereka. Pada latihan tadi yang mencapai suhu minus 1 derajat kami sudah siapkan skema dan formula yang oke untuk mengatasi Malaysia," kata Indra Sjafri.  
 
"Anak-anak malam ini juga kembali melihat video permainan Malaysia. Semua pemain Malaysia kita waspadai. Evaluasi usai laga melawan Korea Selatan pun sudah kita lakukan. Semoga laga terakhir kami di Grup F mampu mengatasi Malaysia. Kami juga selalu mohon doa dan dukungan kepada warga Indonesia," kata pelatih yang sukses membawa Indonesia juara Piala AF U-19 tahun 2013 ini. 
 
Sementara itu, bek kiri Timnas U-19, Firza Andika mengaku sudah sangat siap meraih kemenangan atas Malaysia. Pemain asal Medan ini membeberkan di laga terakhir nanti adalah bagaimana ia dan teman-temanya dapat menikmati pertandingan tersebut. 
 
"Laga ini sangat penting buat kami, karena laga ini laga terakhir sehingga kami wajib meraih kemenangan. Kami berharap besok bisa bermain dengan enjoy, tenang, dan tentu bisa meraih kemenangan," ujar Firza.
 
Firza menyebut tak hanya satu atau dua pemain Malaysia yang harus diwaspadai. Selain itu, Firza menegaskan plus dan minus Malaysia sudah diketahui oleh pelatih Indra Sjafri dan para pemain hanya tinggal memainkan strategi yang diamanatkan oleh sang pelatih.
 
"Bagaimana kelebihan dan kekurangan Malaysia, kami sudah tahu dan sudah disampaikan oleh pelatih kepada kami. Sekarang hanya bagaimana kami mempraktekkan apa yang diinstruksikan oleh pelatih. Saya rasa semua pemain Malaysia harus kami waspadai, tanpa harus fokus kepada satu atau dua pemain saja," ungkapnya. 
 
Saat ini, di Grup F, Indonesia mengumpulkan enam poin sama dengan Korea Selatan dan Malaysia.
 
Bagi Indonesia, ajang kualifikasi Piala Asia U-19 ini cukup penting untuk menguji kesiapan Rachmat Irianto dan kawan-kawan sekaligus juga menjadi barometer dan penilaian untuk evaluasi sebelum bertarung di babak putaran final yang akan berlangsung di Indonesia tahun depan. Sebagai tuan rumah, Indonesia tentu akan berupaya meraih hasil sebaik-baiknya.

Berita terkait