Indra Sjafri Apresiasi Kerja Keras Pemain

Meski kalan 0-4 dari tuan rumah Korea Selatan, pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri tetap mengapresiasi penampilan para pemainnya yang sudah berjuang keras. Indra juga menyebutkan, kekalahkan dari Korea Selatan akan dijadikan pelajaran bagi skuat Garuda Nusantara untuk lebih baik lagi menghadapi laga selanjutnya. 
 
Rachmat Irianto dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Korea Selatan pada laga ketiga babak penyisihan grup F Kualifikasi Piala Asia di Paju Public Stadium, Sabtu (4/11). "Kami sebenarnya sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan itu, terutama kami mewaspadai crossing yang dilakukan Korea Selatan. Namun, tampaknya pemain kami belum bisa mengantisipasi umpan-umpan silang mereka. Dua gol terjadi karena diawali umpan silang dan ada sedikit kesalahan di lini belakang," kata Indra Sjafri usai laga.
 
Pelatih berusia 54 tahun ini menambahkan ia tetap melihat anak asuhnya sudah berjuang keras di laga ini. Apalagi laga tersebut disaksikan langsung oleh 4.000 suporter Indonesia yang datang langsung ke Stadion.
 
"Saya tetap mengapresiasi kerja keras para pemain dalam pertandingan ini. Mereka semua telah berjuang keras pada laga hari ini. Ini jadi bahan evaluasi kita untuk melawan Malaysia, saya rasa laga tersebut sangat penting untuk Timnas U-19 agar nanti bisa meraih posisi runner up pada grup ini," bebernya. 
 
Sementara itu, sayap Timnas U-19, Egy Maulana meminta maaf atas kekalahan melawan Korea Selatan ini. Pada laga ini Egy selalu ditempel ketat oleh kuartet pertahanan Korea. 
 
"Kami mengakui Korea Selatan bermain lebih bagus hari ini. Kami minta maaf karena belum bisa meraih kemenangan dalam laga ini. Kami harus bekerja lebih keras serta introspeksi lagi agar bisa lebih baik di laga selanjutnya. Menghadapi Malaysia, kami harus menang dan kami juga sudah mengetahui permainan Malaysia," ujar Egy.
 
Sementara itu terkait kondisi kiper Timnas U-19, Aqil Savik yang sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat di Stadion, saat ini kondisi sudah membaik dan sudah beristirahat di Hotel tempat menginap Timnas U-19. 
 
"Hasil pemeriksaan Aqil, Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada hal yang serius. Kami sudah lakukan CT Scan kepala dan MRI tulang belakang, semua normal, tidak ada kerusakan atau kelainan," kata dokter Timnas U-19, Ifran Achmad. 
 
Indonesia pada laga pamungkas grup F ini akan melawan Malaysia hari Senin (6/11) di Paju Public Stadium. 
 
Bagi Indonesia, ajang kualifikasi Piala Asia U-19 ini cukup penting untuk menguji kesiapan tim yang baru saja meraih posisi ketiga Piala AFF U-18 2017 ini, sekaligus juga menjadi barometer dan penilaian untuk evaluasi sebelum bertarung di babak putaran final yang akan berlangsung di Indonesia tahun depan. Sebagai tuan rumah, Indonesia tentu akan berupaya meraih hasil sebaik-baiknya.