PSSI Geber Turnamen Sepakbola Pelajar Putri di NTT

PSSI bersama LSM Plan International di Nusa Tenggara Timur  (NTT) akan menyelenggarakan turnamen sepakbola pelajar putri SMP pada awal Juni mendatang. Turnamen yang diikuti 20 SMP, dengan peserta berusia 12-15 tahun, di NTT dan digelar di dua kabupaten yaitu Timor Tengah Selatan dan Timor Tengah Utara tersebut merupakan bagian dari pembinaan pesepak bola putri usia muda PSSI.

"Bersama Plan, kami ingin mengampanyekan anti-kekerasan terhadap perempuan dan menghindarkan mereka dari pergaulan-pergaulan menyimpang," kata Papat, Senin (29/5).

"Kegiatan ini berlangsung sampai tahun 2019 dan melibatkan 500 orang peserta itu. Diharapkan bermunculan bibit-bibit potensial yang kelak bisa menjadi tulang punggung Timnas Putri Indonesia. PSSI akan memberikan bantuan sumber daya manusia dan, bersama pemerintah setempat, melakukan perbaikan stadion di kabupaten penyelenggara yaitu Timor Tengah Selatan dan Timor Tengah Utara," tambah Papat.

Acting Deputy Country Director Plan International Indonesia Wahyu Triwahyudi mengatakan, jika PSSI bertindak dalam hal teknis sepak bola seperti memberikan pelatihan oleh tenaga profesional, pihaknya kan memberikan keterampilan kepemimpinan dan hubungan antar-personal, advokasi kesetaraan gender dan pencegahan perilaku berisiko seperti perundungan ("bullying"), penggunaan narkoba juga internet negatif, berpacaran tidak sehat, merokok dan dampak seks sebelum menikah. 

"Ini merupakan proyek pilot dan nantinya ada kemungkinan diterapkan di kabupaten lain," kata Wahyu.

Dia melanjutkan, dalam proyek pengembangan sepak bola perempuan di NTT tersebut, ada 40 guru atau relawan yang mendapatkan pelatihan khusus teknis sepak bola dan pengetahuan tentang perlindungan anak, gender dan lain-lain. Di luar sepak bola, kegiatan itu juga melibatkan 2.500 anak laki-laki dan perempuan, 200 guru dan 5.000 anggota masyarakat.